RSS

Paramanagari: First Entry

16 Feb

Aku sudah tidak tahu lagi sekarang hari apa. Aku terlalu sibuk bertahan hidup untuk memikirkan waktu. Dan besok—tidak, bahkan mungkin sebelum esok tiba—mungkin aku sudah tidak bernyawa lagi.

Aku sudah tidak peduli lagi. Kalau memang hidupku berakhir di sini, percuma saja

Ya, mungkin ini adalah catatan terakhirku dalam jurnal ini.

Seluruh sisa tenaga yang aku punya kugunakan untuk mengangkat pena.

Untuk siapapun yang menemukan jurnal ini dan bermimpi menemukan Paramanagari. Negeri surga itu benar-benar ada tinggal selangkah lagi, aku akan menemukannya. Ini bukan mimpi atau sekedar khayalan orang sekarat. Bertahun-tahun aku mencari tanah itu ke seluruh penjuru dunia, namun ketika aku menyadari kesalahanku, sudah terlambat.

Bagaimanapun kau mencari, kau tak akan menemukan Paramanagari. Tanah itulah yang akan mengundangmu ke sana.

Selama berabad-abad tanah itu menyembunyikan diri dari dunia sampai-sampai keberadaannya dianggapnya mitos belaka, Mereka tidak ingin tanah mereka ditemukan dan diganggu oleh manusia-manusia rakus yang membawa kehancuran kemanapun mereka melangkah.

Buktikan… bahwa kau…

Iklan
 
3 Komentar

Ditulis oleh pada Februari 16, 2012 in Paramanagari

 

Tag: ,

3 responses to “Paramanagari: First Entry

  1. ayundakirania

    Februari 16, 2012 at 6:47 pm

    Hei hei kolonel. Saya berkunjung nih. 😀

     
    • karinadesilva

      Februari 16, 2012 at 7:28 pm

      Kyaaaaaa~~
      Ada cheeeeeeeef >///<

       
  2. dotre

    Februari 21, 2012 at 9:19 am

    *pompom Kolonel Sling dari Jauh*

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: